Apa benar pernyataan semakin tinggi pohon menjulang, semakin kuat angin menghantam?
Itu tidak penting sekarang. Aku Mira, remaja SMP (cukup) populer kata mereka. Aku kelas 9-5 tapi kutahu ada seorang laki-laki kelas 9-4 yang menyukaiku sejak kelas 7. Bisa jadi aku terlalu percaya diri tapi kadang bukti sudah tersaji tanpa dicari.
Usiaku 30 tahun sekarang. Aku memimpikan dia. Aku rindu dia ternyata. Kucari sosmednya, ah, ketemu!
"Dan, apa kabar? Ini Mira, inget nggak? Semoga masih ya! Gue mimpiin lu semalem, mimpi lu celaka. Gue bangun deg-degan dan makesure kalau itu nggak bener! Gue effort lho nyari sosmed lu hm," aku merinci tanpa henti melalui teks.
Lama ku menunggu balasan. Sedih, jangan-jangan sosmednya nggak aktif, pikirku.
"Halo Mir! Iya inget, mana bisa gue lupa ama lu," responsnya.
Hatiku berdesir. Apa aku juga menyukainya? Bahkan meski terlambat sadar setelah hampir 20 tahun lamanya?
Apapun itu, toh aku berdoa untuknya (dan juga untukku tentunya). Kami bahagia meski tak bersama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar